
LAMONGAN, (Indonesia News One) — Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Swasta se-Kabupaten Lamongan menggelar rapat koordinasi pada Selasa, 6 Oktober 2026, bertempat di SMK Sunan Drajat Lamongan.Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi dan koordinasi antar-SMK swasta sekaligus mendorong peningkatan mutu pendidikan vokasi di Kabupaten Lamongan. Dalam kesempatan itu juga dilaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama industri dengan PT Perekonomian PP Sunan Drajat dan PT Indo Bismar Surabaya.Kepala SMK Sunan Drajat Lamongan, Hanif Aksan, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh peserta.
“Terima kasih atas kehadiran panjenengan semua. Kami juga mohon maaf apabila dalam penyambutan masih terdapat kekurangan,” ujarnya.Sementara itu, Ketua MKKS SMK Swasta Kabupaten Lamongan, Suparno, menegaskan bahwa koordinasi dan komunikasi yang baik menjadi kunci untuk mempererat hubungan antar-pengelola SMK swasta.
Menurutnya, kegiatan silaturahmi tersebut diharapkan membawa keberkahan sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk melalui MoU dengan PT Perekonomian PP Sunan Drajat dan PT Indo Bismar Surabaya.“Koordinasi ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan melalui komunikasi yang baik. Melalui silaturahmi ini semoga membawa keberkahan, sehingga kita dapat membangun kerja sama dengan dunia industri,” kata Suparno.Ia menambahkan, kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para pengurus SMK untuk mampu melihat dan menciptakan peluang kerja bagi para lulusan.“Hubungan dengan dunia perekonomian ini semoga menjadi inspirasi bagi pengurus SMK, bagaimana kita mampu mewujudkan peluang kerja.
MoU ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian kita semua, terutama bagi sekolah yang memiliki jurusan sesuai dengan kebutuhan industri,” jelasnya.

Suparno juga mengingatkan pentingnya kekompakan di antara pengurus dan anggota MKKS. Menurutnya, seluruh pengurus harus saling mendukung dan mampu menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.“Yang tidak kalah penting adalah kekompakan. Pengurus dan anggota harus saling mendukung serta menjalankan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing,” imbuhnya.Hal senada disampaikan Abdul Haris, Kepala SMK Thoriqul Ulum Lamongan. Ia berharap kerja sama yang telah dibangun tidak berhenti pada seremoni penandatanganan MoU semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam program yang memberikan manfaat bagi para siswa dan lulusan SMK.“Kerja sama ini semoga tidak hanya menjadi formalitas.
Kami berharap benar-benar mampu membuka peluang dan menampung lulusan SMK yang ada di Kabupaten Lamongan,” ungkap Abdul Haris.Sementara itu, Gus Barri, perwakilan dari PT Perekonomian PP Sunan Drajat, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap kerja sama dengan SMK swasta di Kabupaten Lamongan.Namun, ia menekankan bahwa setiap bentuk kerja sama harus tetap memperhatikan ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan.“Kami terbuka untuk menjalin kerja sama.
Tentunya dalam pelaksanaannya harus saling menjaga dan mengikuti aturan-aturan yang telah ditentukan oleh perusahaan, termasuk dalam pelaksanaan bimbingan teknis (bimtek),” terang Gus Barri.Ia berharap kerja sama antara dunia pendidikan dan dunia industri tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata, khususnya dalam meningkatkan kompetensi siswa dan membuka peluang kerja bagi lulusan SMK.Rapat koordinasi MKKS SMK Swasta se-Kabupaten Lamongan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat komunikasi antar-sekolah, meningkatkan mutu pendidikan vokasi, serta memperluas jejaring dengan dunia usaha dan dunia industri.Dengan sinergi yang semakin kuat, SMK swasta di Kabupaten Lamongan diharapkan mampu mencetak lulusan yang kompeten, siap kerja, memiliki daya saing, dan sesuai dengan kebutuhan dunia industri.
Reporter: Zuem Athifurokhman
Editor: Tim Redaksi
