Lamongan (INewsOne) – Idaroh Syu’biyyah Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN) Kabupaten Lamongan kembali menggelar Rutinan Ta’lim wa Dzikir (Istighotsah) pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Masjid As-Shidiqi, Desa Kedungasri, Kecamatan Kembangbahu. Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 23.00 WIB dan diikuti oleh jamaah dari berbagai wilayah sekitar.
Acara dibuka dengan doa iftitah yang dipimpin oleh Taufiq, kemudian dilanjutkan dengan Ta’lim Kitab Minhajul Abidin yang disampaikan oleh Syamsul Anam, Katib Rois Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kabupaten Lamongan.


Dalam ta’lim dan sambutannya, Syamsul Anam menyampaikan bahwa rutinan yang dilaksanakan setiap Ahad kedua ini merupakan bagian dari harakah (pergerakan) JATMAN. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menthoriqohkan masyarakat sekaligus memasyarakatkan thoriqoh sebagai jalan pendalaman spiritual yang berlandaskan ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Ia menegaskan bahwa thoriqoh bukanlah ajaran yang terpisah dari syariat, melainkan sarana penyempurnaan ibadah melalui pembinaan spiritual yang terarah dan bertanggung jawab.
Sejalan dengan hal tersebut, Karnoto dalam penyampaiannya menekankan pentingnya keseimbangan antara ilmu dan amal. Ia menyebutkan bahwa pendalaman spiritual harus berangkat dari amal yang memiliki landasan ilmu. Amal tanpa ilmu dinilai tidak akan sempurna, sementara ilmu tanpa amal tidak akan memberikan dampak nyata dalam kehidupan spiritual seseorang.
Rutinan ini juga dihadiri oleh Abdul Qodir, Ketua MWCNU Kecamatan Kembangbahu, yang turut mendampingi proses pembentukan kepengurusan Ghusniyyah di Kecamatan Kembangbahu. Bersama Korwil JATMAN, Sul’an, dilakukan upaya penyatuan antara pengurus lama dan pengurus baru JATMAN guna menjaga kesinambungan serta soliditas organisasi.
Sementara itu, Supardi, Wakil Mudir JATMAN Kabupaten Lamongan, menyampaikan bahwa rutinan ta’lim dan dzikir ini insyaallah akan terus dilaksanakan secara istiqomah setiap Ahad kedua dengan konsep yang sederhana namun sarat makna. Menurutnya, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi, koordinasi, serta menyatukan energi spiritual jamaah melalui dzikir bersama.
Pada kesempatan tersebut, Supardi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengurus Masjid As-Shidiqi yang telah berkenan memberikan tempat dan dukungan penuh atas terselenggaranya rutinan JATMAN di wilayah Kembangbahu.
Melalui kegiatan ini, JATMAN Kabupaten Lamongan berharap rutinan ta’lim dan dzikir dapat menjadi wadah penguatan ruhani, ukhuwah islamiyah, serta konsolidasi jamaah thoriqoh, khususnya di Kecamatan Kembangbahu, dan Kabupaten Lamongan pada umumnya.

Reporter : Zuem Athifurrahman
Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *