Lamongan (INewsOne) — Pondok Pesantren Thoriqul Ulum Lamongan yang berlokasi di Jl. Mastrip Gg. Made Tegal Sebalong No. 118, Desa Made, Kecamatan Lamongan, terus menunjukkan perkembangan pesat sebagai salah satu pesantren rujukan di wilayah Lamongan kota. Di bawah kepemimpinan Pengasuh Gus Abdullah Haris Al-Ihsani, pesantren ini dikenal aktif menjalankan berbagai program dakwah dan ta’lim yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Secara geografis, posisi pesantren yang berada di pusat kota Lamongan turut memperkuat perannya sebagai pusat pendidikan keagamaan dan sosial. Lingkungan yang strategis membuat berbagai aktivitas pembinaan santri dan masyarakat dapat berjalan dengan efektif.

Kepala Desa Made, Eko Widiyanto, menegaskan bahwa Pondok Pesantren Thoriqul Ulum telah menjadi salah satu lembaga pendidikan keagamaan yang menjadi rujukan masyarakat Lamongan.
“Pesantren ini selalu bersinergi dengan kegiatan Desa Made khususnya, dan pemerintah pada umumnya. Terlebih pada era pemerintahan Presiden Prabowo yang mengoptimalkan program desa melalui peran pondok pesantren,” ujarnya.

Salah satu tokoh masyarakat, M. Rofiq, menjelaskan bahwa program pendidikan di Thoriqul Ulum dirancang untuk mengkomparasikan antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi.
“Ada program bahasa Inggris, bahasa Arab, kemampuan membaca kitab kuning, serta pembinaan hafalan Al-Qur’an. Semua dipadukan agar santri memiliki bekal lengkap untuk masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Abdullah Umar menambahkan bahwa pesantren tidak hanya fokus pada pembelajaran dalam lingkungan internal, tetapi juga menyiapkan santri agar siap terjun ke masyarakat.
“Melalui program pengabdian masyarakat, kami menerapkan konsep ‘Santri dari Masyarakat, Kembali untuk Masyarakat’. Santri disiapkan menjadi pribadi yang mampu berkontribusi langsung dalam kehidupan sosial,” jelasnya.

Dengan berbagai program unggulan serta hubungan yang erat dengan pemerintah desa dan masyarakat, Pondok Pesantren Thoriqul Ulum Lamongan kian meneguhkan diri sebagai lembaga pendidikan Islam yang berperan besar dalam pembangunan karakter dan pemberdayaan umat. Rabu (19/11/25).

Reporter : Zuem Athifurahman
Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *