Lamongan – Majelis Dzikir Maulid Nabi Muhammad SAW dan Haul para masyaikh kembali diselenggarakan di Pondok Pesantren Nurul Yaqin, Desa Sambiroto, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, pada Selasa malam Rabu, 24 Rajab 1447 H bertepatan dengan 13 Januari 2026 M.



Kegiatan penuh khidmat ini diikuti oleh para santri, jamaah, dan masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan serta doa bersama untuk para ulama dan wali Allah. Haul tersebut dipersembahkan untuk Syekh Abdul Qodir Al-Jilani RA, Syekh Raden Qosim (Sunan Drajat) RA, Syekh Hishomuddin RA, Syekh Muhammad Utsman Al Ishaqi RA, Nyai Hj. Siti Qomariyah (Nyai Sepuh) Rah., serta Syekh Ahmad Asrori RA.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Yaqin, KH. Ahmad Marzuki, menegaskan bahwa kegiatan haul dan dzikir ini merupakan sarana untuk meneladani perjuangan para ulama dalam membimbing umat menuju kedekatan kepada Allah SWT. Dzikir dan doa yang dilantunkan bersama menjadi wasilah untuk membersihkan hati serta memperkuat keimanan jamaah.
Haul ini diselenggarakan dalam rangka memperbanyak dzikir kepada Allah SWT sekaligus memperkuat spirit spiritual dalam penghambaan kepada-Nya. Suasana majelis berlangsung penuh kekhusyukan, dengan lantunan shalawat, tahlil, dan doa yang menggema sepanjang acara.
Menurut Gus Haris, salah satu Pengurus Idaroh Syu’biyyah JATMAN Kabupaten Lamongan, dzikir dalam rangka haul ini telah menjadi istiqomah khusus yang memiliki nilai penting bagi jamaah. “Dzikir dalam acara haul ini bukan hanya mengenang para masyaikh, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat ukhuwah Islamiyyah serta mempererat tali persaudaraan antar sesama umat Islam,” ungkapnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai keilmuan, akhlak, dan spiritualitas para ulama dapat terus hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus memperkokoh kebersamaan umat dalam bingkai cinta kepada Rasulullah SAW dan para pewaris ajarannya.
Reporter : Zuem athifurrohman
Editor : Tim redaksi
