Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan rumah untuk mendukung agenda Swasembada Pangan Nasional di Kabupaten Lamongan makin menunjukkan sinergi yang solid. Kawasan percontohan Kampoeng Tani Merdeka yang berada di bawah binaan Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Tani Merdeka Kedungpring, resmi mendapat kunjungan lapangan sekaligus komitmen dukungan penuh dari berbagai elemen strategis pertanian.​Dukungan tersebut mengalir mulai dari akademisi melalui Dekan Fakultas Pertanian Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan, unsur pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lamongan via Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Kedungpring, hingga jajaran penggerak swadaya masyarakat dari Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kabupaten Lamongan.​Sinergi tiga pilar (Triple Helix) antara Akademisi, Pemerintah, dan Penggerak Swadaya ini menjadi momentum penting dalam mentransformasi pekarangan warga menjadi basis produksi pangan keluarga yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.​Bentuk Dukungan dan Peran Strategis para Pihak:​Dekan Fakultas Pertanian UNISDA Lamongan: Menyiapkan pendampingan riset terapan dan inovasi pertanian, termasuk optimalisasi lahan sempit, pengelolaan tanaman hortikultura cepat panen, serta penerapan konsep pertanian organik terpadu. ​BPP Kedungpring (Dinas Pertanian Kab. Lamongan): Berperan aktif dalam memberikan bimbingan teknis berkala, pengawalan kebijakan pertanian daerah, penyediaan fasilitasi sarana prasarana, serta koordinasi program penyuluhan langsung kepada anggota kelompok tani di lapangan.

Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Kab. Lamongan: Mendorong peningkatan kapasitas SDM dan transfer keterampilan antarpetani (farmer-to-farmer transfer) melalui pelatihan praktik langsung (magang swadaya), pembuatan pupuk/pestisida hayati mandiri, serta wirausaha tani berbasis komunitas. ​

Pengurus DPK .Tani Merdeka indonesia Kedungpring kab.lamongan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hadirnya kolaborasi lintas sektor ini.

Kehadiran UNISDA Lamongan, BPP Kedungpring, dan P4S Kabupaten Lamongan diyakini akan mempercepat terwujudnya Kampoeng Tani Merdeka indonesia sebagai model percontohan (pilot project) kemandirian pangan tingkat desa di Kabupaten Lamongan.​Dengan keterlibatan aktif seluruh stakeholder ini, gerakan pemanfaatan pekarangan tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi dan ketahanan pangan rumah tangga, namun juga diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal sekaligus memperkuat pilar Swasembada Pangan Nasional.​Tentang DPK Tani Merdeka KedungpringDPK Tani Merdeka indonesia Kedungpring merupakan organisasi wadah kelembagaan dan pemberdayaan petani di tingkat Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, yang berfokus pada penguatan kapasitas petani, kemandirian pangan, dan inovasi pertanian berkelanjutan

Reporter : ZUEM ATHIFURROKHMAN

Editor : Tim Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *